Weston McKennie semakin dekat dengan perpanjangan kontrak di Juventus. Kabar terbaru dari jurnalis ternama Fabrizio Romano menyebut bahwa negosiasi antara pemain asal Amerika Serikat itu dengan klub raksasa Turin sudah memasuki tahap akhir. Kedua belah pihak disebut telah menyepakati sebagian besar poin penting dalam kontrak baru.
Keberadaan McKennie di Juventus musim ini terbukti sangat vital. Ia menjadi salah satu pemain yang paling konsisten di bawah asuhan Luciano Spalletti. Fleksibilitasnya bermain di berbagai posisi lini tengah menjadikannya aset penting, baik sebagai gelandang serang, mezzala, maupun sebagai pengatur ritme serangan.
Peran McKennie di Bawah Luciano Spalletti
Luciano Spalletti datang membawa filosofi permainan yang menuntut adaptasi cepat dari setiap pemain. Dalam skema itu, Weston McKennie muncul sebagai salah satu elemen yang paling mudah menyesuaikan diri. Ia bukan hanya pemain yang bisa mengisi satu posisi, tapi juga sosok yang bisa dimainkan di mana saja di lini tengah.
Musim ini, McKennie bahkan mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak kedua di skuad Juventus. Kontribusinya tidak hanya terbatas pada serangan, tapi juga dalam hal membuka ruang dan menjaga keseimbangan saat tim kehilangan bola. Performa ini membuat klub enggan melepaskannya meski kontraknya akan habis pada Juni 2026.
1. Adaptasi Taktis yang Luar Biasa
Sejak awal musim, McKennie menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menyesuaikan diri dengan berbagai formasi. Ia bisa bermain sebagai gelandang ofensif di bawah Spalletti, atau mundur untuk membantu lini tengah saat dibutuhkan. Fleksibilitas ini membuatnya jadi pilihan utama pelatih dalam menghadapi berbagai lawan.
2. Konsistensi Performa di Musim Ini
Dalam 29 penampilan di semua kompetisi sepanjang musim ini, McKennie mencetak 8 gol dan memberikan 4 assist. Angka itu mungkin tidak spektakuler, tapi kontribusinya jauh melampaui statistik. Ia sering menjadi motor serangan dan salah satu pemain yang paling banyak melakukan tekel sukses serta umpan ke lini depan.
3. Pilihan Taktis yang Tepat dalam Laga Penting
Dalam pertandingan besar seperti melawan Inter Milan dan AC Milan, McKennie tampil sebagai salah satu pemain terbaik Juventus. Ia mampu mengontrol tempo permainan dan memberikan umpan-umpan presisi yang membuka peluang bagi Dujuan Kulusevski dan lainnya.
Ketertarikan Klub Lain
Performa McKennie tidak luput dari perhatian klub-klub Eropa. Ada kabar bahwa beberapa tim dari Major League Soccer (MLS) tertarik membawa pulang pemain berusia 27 tahun itu. Selain itu, AC Milan juga dilaporkan memantau situasi kontraknya sebagai langkah antisipasi jika Juventus akhirnya melepasnya.
Namun, McKennie sendiri lebih memilih untuk tetap di Juventus. Ia merasa nyaman dengan sistem permainan yang diterapkan Spalletti dan ingin terus menjadi bagian dari proyek klub ke depannya. Ia juga disebut menolak beberapa tawaran dari MLS yang menjanjikan gaji lebih besar.
1. MLS dan Tarik-Ulah Kembali ke Amerika
Beberapa klub MLS seperti LA Galaxy dan New York Red Bulls dilaporkan mengajukan tawaran besar kepada McKennie. Mereka menawarkan kontrak jangka pendek dengan gaji yang jauh lebih tinggi daripada yang ditawarkan Juventus. Namun, McKennie lebih memilih stabilitas dan tantangan di Eropa.
2. AC Milan dan Rencana Reuni dengan Pulisic
AC Milan sempat dikabarkan tertarik merekrut McKennie sebagai bagian dari rencana mereka untuk memperkuat lini tengah. Ada spekulasi bahwa Milan ingin menggabungkan McKennie bersama Christian Pulisic, yang juga merupakan kompatriotnya di timnas Amerika Serikat. Namun, hingga saat ini belum ada tawaran resmi dari pihak Milan.
Komplikasi dalam Negosiasi
Meski hampir mencapai kesepakatan, proses negosiasi antara Juventus dan agen McKennie tidak berjalan mulus sepenuhnya. Salah satu hambatan utama adalah soal komisi agen yang belum disetujui oleh klub. Pada awal tahun 2025, masalah ini sempat membuat proses perpanjangan kontrak terhenti sejenak.
Juventus sendiri dikabarkan bersedia memberikan kenaikan gaji sebagai apresiasi atas kontribusi McKennie. Namun, tuntutan dari agen yang menuntut kenaikan gaji hingga dua kali lipat dari gaji saat ini sempat membuat klub ragu. Gaji McKennie saat ini berkisar antara €2,5 hingga €3 juta per musim.
1. Kenaikan Gaji yang Diminta Agen
Agen McKennie menuntut kenaikan gaji yang cukup signifikan. Dari gaji pokok sekitar €2,5–3 juta per musim, ia meminta gaji baru bisa mencapai €5–6 juta per musim. Juventus belum sepenuhnya setuju dengan tuntutan tersebut, meski menyadari pentingnya mempertahankan pemain kunci ini.
2. Komisi Agen yang Jadi Penghambat
Salah satu poin yang sempat memicu ketegangan adalah soal komisi agen. Juventus memiliki kebijakan internal yang ketat terkait komisi, dan tuntutan dari agen McKennie dianggap terlalu tinggi. Namun, masalah ini kini sedang dalam tahap penyelesaian.
3. Penawaran Kontrak Baru hingga 2030
Ada laporan yang menyebut bahwa Juventus bersedia menawarkan kontrak baru hingga 2030. Ini menunjukkan betapa klub menghargai kontribusi McKennie ke depannya. Kontrak lama yang berakhir pada 2026 akan diperpanjang dengan durasi tambahan yang bisa mencapai empat tahun ke depan.
Riwayat Kontrak McKennie di Juventus
Weston McKennie pertama kali bergabung dengan Juventus pada Agustus 2020 dalam status pinjaman dari Schalke 04. Saat itu, ia menjadi pemain Amerika pertama yang membela klub berjuluk Nyonya Tua. Pada Maret 2021, Juventus mengaktifkan opsi pembelian senilai €18,5 juta ditambah potensi bonus €6,5 juta.
Sejak saat itu, McKennie menjadi bagian penting dari skuad. Ia sempat dikabarkan akan dilepas pada musim panas 2024, namun berhasil membuktikan diri di bawah asuhan Thiago Motta. Bahkan, Fabrizio Romano pernah mengonfirmasi bahwa McKennie telah menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2026 pada Agustus 2024.
Namun, laporan terbaru pada Februari 2026 menyebut bahwa kontrak itu sedang dinegosiasikan ulang untuk masa yang lebih panjang. Ada spekulasi bahwa kontrak baru bisa berlangsung hingga 2028 atau bahkan 2030, tergantung pada kesepakatan akhir.
Tabel Rincian Kontrak dan Gaji McKennie
| Detail | Informasi |
|---|---|
| Kontrak saat ini | Hingga Juni 2026 |
| Gaji tahunan | €2,5–3 juta |
| Tuntutan gaji baru | €5–6 juta |
| Durasi kontrak yang ditawarkan | Hingga 2028 atau 2030 |
| Status transfer | Hampir selesai |
Kesimpulan
Weston McKennie semakin dekat dengan kontrak baru bersama Juventus. Meski sempat ada hambatan dalam negosiasi, baik dari segi gaji maupun komisi agen, kedua belah pihak kini dikabarkan sudah mendekati kesepakatan. Dengan peran pentingnya di bawah Luciano Spalletti, Juventus tampaknya tidak ingin kehilangan pemain yang telah menjadi bagian penting dari rencana jangka panjang klub.
Meski ada ketertarikan dari klub lain, termasuk dari MLS dan AC Milan, McKennie lebih memilih untuk bertahan di Turin. Ia ingin terus menjadi bagian dari perjalanan Juventus ke level tertinggi sepak bola Eropa.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat terkini hingga Februari 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan negosiasi antara pemain dan klub.