Disclaimer: Blog ini adalah media independen yang menyajikan berita seputar ekonomi, finansial, bantuan sosial, dan kebijakan publik. Blog ini tidak berafiliasi dengan PPS Universitas Islam Malang. Website resmi PPS UNISMA: https://pps.unisma.ac.id/

Waktu Berbuka Puasa di Medan Hari Ini, Minggu 8 Maret 2026 dan Jadwal Salat Isya yang Perlu Diketahui!

Puasa Ramadan semakin dekat, dan bersamaan dengan itu datang momen paling sakral sepanjang tahun: Lailatul Qadar. Malam yang disebut-sebut lebih baik dari seribu bulan ini menjadi puncak dari ibadah puasa. Namun, banyak orang masih bingung soal tata cara sholat khusus malam itu, termasuk jumlah rakaat, waktu pelaksanaan, dan bacaan niat yang benar.

Malam Lailatul Qadar biasanya jatuh pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, terutama malam 21, 23, 25, 27, atau 29. Karena keistimewaannya, sholat malam di malam itu menjadi sangat dianjurkan. Tapi bagaimana sebenarnya cara melaksanakannya dengan benar?

Waktu Sholat Lailatul Qadar

Sholat Lailatul Qadar dilakukan pada malam hari yang bertepatan dengan sepuluh hari terakhir Ramadan. Tepatnya, setelah sholat Isya dan sebelum waktu Subuh. Malam itu sendiri dimulai setelah matahari terbenam dan berakhir menjelang fajar.

Idealnya, sholat ini dilakukan pada sepertiga malam terakhir, karena diyakini sebagai waktu paling tepat untuk menemukan Lailatul Qadar. Namun, jika tidak memungkinkan, melakukannya setelah Isya sudah termasuk amalan yang baik.

Tata Cara Sholat Lailatul Qadar

Melaksanakan sholat Lailatul Qadar tidak jauh berbeda dengan sholat malam pada umumnya. Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar ibadah ini dilakukan dengan benar dan sesuai tuntunan.

1. Niat Sholat Lailatul Qadar

Niat dilakukan di dalam hati, tidak perlu diucapkan. Cukup dengan niat yang tulus bahwa diri ini akan melaksanakan sholat malam karena mengharap ridha Allah, khususnya pada malam Lailatul Qadar.

Contoh niat:
"Saya berniat sholat malam dua rakaat karena Allah SWT pada malam Lailatul Qadar, dengan harapan mendapat pahala dan ampunan-Nya."

2. Jumlah Rakaat Sholat Lailatul Qadar

Sholat Lailatul Qadar tidak memiliki jumlah rakaat yang pasti. Namun, mayoritas ulama sepakat bahwa sholat malam dilakukan minimal dua rakaat. Bisa juga dilanjutkan dengan sholat witir satu rakaat di akhir.

Beberapa ulama menyarankan untuk melaksanakan sholat malam sebanyak 8 atau 11 rakaat, tergantung kemampuan. Yang penting adalah khusyuk dan tidak terburu-buru.

3. Bacaan dalam Sholat Lailatul Qadar

Di setiap rakaat, pembacaan Surat Al-Fatihah dilanjutkan dengan surat-surat pendek dari Al-Qur’an. Bisa juga membaca doa qunut pada rakaat terakhir, terutama saat sholat witir.

Doa qunut yang sering dibaca:
"اللهم اهدني فيمن هديت، وعافني فيمن عافيت، وتولني فيمن توليت…"

Artinya:
"Ya Allah, berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang Engkau beri petunjuk, beri aku kesehatan bersama orang-orang yang Engkau beri kesehatan, dan berilah aku pertolongan bersama orang-orang yang Engkau pertolong…"

4. Sholat Witir sebagai Penutup

Setelah sholat malam, disunahkan untuk melaksanakan sholat witir satu rakaat. Ini menjadi penutup dari ibadah malam tersebut. Pada rakaat ini, biasanya dibaca doa qunut sebelum rukuk.

Doa Khusus di Malam Lailatul Qadar

Selain sholat, doa juga menjadi bagian penting dari ibadah di malam Lailatul Qadar. Nabi Muhammad SAW pernah mengajarkan doa khusus untuk malam ini.

Doa yang diriwayatkan dari Aisyah RA:
"اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني"

Artinya:
"Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, Engkau mencintai ampunan, maka ampunilah aku."

Doa ini sangat ringkas, namun memiliki makna yang dalam. Dianjurkan untuk dibaca berulang kali sambil memohon ampunan dan rahmat-Nya.

Tips agar Tetap Khusyuk Saat Sholat Malam

Melakukan sholat malam di tengah kesibukan dan kantuk bukan perkara mudah. Tapi, dengan beberapa tips berikut, konsentrasi bisa lebih terjaga.

  • Tidur sebentar setelah Isya
    Ini membantu tubuh tidak terlalu lelah menjelang malam hari.

  • Siapkan mental dan niat sejak sore hari
    Niat yang kuat membuat lebih mudah bangun malam.

  • Gunakan alarm khusus
    Alarm yang berbeda dari alarm biasa bisa membantu bangun lebih cepat.

  • Berwudhu sebelum tidur
    Ini mempermudah langsung sholat begitu bangun.

Kesimpulan

Sholat Lailatul Qadar adalah amalan yang sangat dianjurkan di sepuluh hari terakhir Ramadan. Tidak hanya sholat, doa dan ibadah lainnya seperti tilawah Al-Qur’an juga bisa dilakukan untuk memperbanyak pahala.

Meski tidak ada ketentuan pasti soal jumlah rakaat, yang terpenting adalah niat tulus dan konsentrasi saat beribadah. Dengan begitu, setiap gerakan dan bacaan menjadi lebih bermakna.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah tergantung sumber rujukan serta pendapat ulama. Disarankan untuk berkonsultasi dengan sumber terpercaya atau ulama setempat untuk kepastian dalam ibadah.

Tinggalkan komentar