Persib Bandung dan Dewa United sukses jadi pembeda dalam perubahan ranking klub AFC zona timur terbaru. Indonesia yang sebelumnya berada di posisi sebelas kini melonjak ke peringkat sembilan. Lonjakan ini didukung oleh performa solid kedua klub di ajang antarklub Asia musim ini.
Kenaikan dua tingkat ini membawa total poin nasional Indonesia menjadi 26.299. Angka itu memang masih tertinggal dari negara-negara besar Asia, tapi cukup menjanjikan mengingat persaingan di kawasan ASEAN semakin ketat. Khususnya dari Vietnam dan Singapura yang juga terus berbenah.
Kontribusi Persib Bandung di Arena Asia
-
Tampil Konsisten di Fase Grup
Persib Bandung menunjukkan performa stabil sejak awal partisipasi di AFC Champions League Two. Mereka berhasil mencatat tiga kemenangan dari empat pertandingan fase grup. Hasil ini langsung berdampak pada penambahan poin koefisien nasional. -
Melaju ke Babak Gugur dengan Percaya Diri
Tidak hanya bertahan, Persib juga melaju ke babak knockout. Kemenangan tipis atas tim kuat dari Vietnam jadi salah satu sorotan. Ini menunjukkan bahwa level kompetisi klub Indonesia sudah mulai sejajar dengan negara tetangga.
Performa Persib jadi cerminan dari peningkatan kualitas tim nasional secara umum. Klub berjuluk Maung Bandung ini juga mendapat apresiasi karena mampu menjaga nama baik Indonesia di pentas Asia.
Peran Dewa United dalam Peningkatan Ranking
-
Memberi Poin Tambahan di Awal Turnamen
Dewa United ikut menyumbang poin penting lewat hasil imbang melawan wakil China dan kemenangan telak atas klub asal Kamboja. Meski belum melaju jauh, kontribusi mereka tetap berarti dalam perhitungan koefisien. -
Menjaga Konsistensi di Setiap Laga
Performa konsisten Dewa United membuat mereka tetap berada di posisi aman di fase grup. Ini membuka peluang besar untuk melangkah lebih jauh di putaran berikutnya, sekaligus menambah poin tambahan bagi Indonesia.
Dengan dua klub yang tampil kompetitif, Indonesia kini punya lebih banyak kesempatan untuk mendapat slot tambahan di kompetisi Asia musim depan.
Posisi Indonesia dalam Persaingan Zona Timur
Indonesia kini berada di posisi sembilan dengan total 26.299 poin. Peringkat ini lebih tinggi dibanding Vietnam yang turun ke posisi delapan dan Hong Kong yang tertahan di posisi sepuluh. Singapura yang sempat unggul beberapa bulan lalu kini tertekan di posisi ketujuh.
Negara-negara seperti Thailand dan Malaysia tetap menjadi ancaman. Thailand masih kokoh di posisi ketiga dengan total 58.721 poin. Sementara Malaysia di posisi keenam dengan poin 41.434. Namun, jarak yang tidak terlalu jauh membuat Indonesia punya peluang untuk mengejar.
Tabel Ranking Klub AFC Zona Timur 2025/2026
Berikut adalah tabel lengkap peringkat klub AFC zona timur terbaru berdasarkan data hingga 23 Februari 2026:
| Rank | Negara | Poin Musim Ini | Total Poin | Slot ACL Elite | Slot ACL Two | Slot ACGL |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Jepang | 18.917 | 108.952 | 3+0 | 1+0 | – |
| 2 | Korea Selatan | 12.583 | 85.584 | 2+1 | 1+0 | – |
| 3 | Thailand | 12.083 | 58.721 | 2+1 | 1+0 | – |
| 4 | China | 7.383 | 49.483 | 1+1 | 1+0 | – |
| 5 | Australia | 15.167 | 46.658 | 1+0 | 1+0 | – |
| 6 | Malaysia | 8.333 | 41.434 | 1+0 | 1+0 | – |
| 7 | Singapura | 13.667 | 38.061 | – | 1+1 | – |
| 8 | Vietnam | 8.667 | 38.020 | – | 1+1 | – |
| 9 | Indonesia | 10.033 | 26.299 | – | 1+1 | – |
| 10 | Hong Kong | 4.333 | 23.933 | – | 1+1 | – |
Peluang ke Depan untuk Klub Indonesia
Dengan peningkatan ranking ini, peluang klub Indonesia mendapat lebih banyak slot di kompetisi Asia semakin terbuka. Terutama jika Persib Bandung dan Dewa United terus menjaga performa hingga akhir musim.
Koefisien nasional juga akan terus bertambah seiring hasil positif yang diraih klub-klub lainnya. Target realistis adalah menembus posisi tujuh besar dalam dua musim ke depan, yang akan membuka akses lebih luas ke turnamen elit Asia.
Namun, semua ini tetap membutuhkan konsistensi jangka panjang. Tidak hanya dari dua klub besar, tapi juga dari seluruh ekosistem sepak bola Indonesia.
Disclaimer
Data dalam artikel ini bersifat terbuka dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan hasil pertandingan yang dilaporkan oleh AFC. Perhitungan koefisien nasional juga dipengaruhi oleh performa klub-klub peserta dari negara lain. Informasi terbaru sebaiknya selalu dicek langsung dari sumber resmi AFC.