PT Pasifik Energi Trans buka suara terkait isu yang beredar soal proses seleksi mitra pengelolaan Energy Supply Station di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Perusahaan tegas membantah adanya pelanggaran dan menyatakan bahwa seluruh tahapan seleksi telah dilakukan secara transparan dan sesuai aturan main yang berlaku.
Menurut manajemen Pasifik Energi Trans, proses seleksi yang mereka ikuti berjalan profesional dan diawasi secara ketat oleh pihak hukum, termasuk oleh Kejaksaan Tinggi Bali. Perusahaan juga menegaskan bahwa kontribusi mereka selama dua tahun terakhir menjadi yang tertinggi dibanding peserta lainnya, yang menjadi salah satu pertimbangan dalam penunjukan.
Respons Perusahaan terhadap Tuduhan
Isu ini muncul dalam tengah-tengah evaluasi tahapan seleksi yang tengah berlangsung. Tuduhan yang beredar dinilai Pasifik Energi Trans sebagai bentuk narasi yang menyesatkan dan berpotensi mencoreng nama baik perusahaan serta mitra terkait.
Perusahaan menyatakan bahwa tuduhan tersebut dilontarkan tanpa adanya klarifikasi atau bukti kuat. Mereka menyayangkan munculnya pemberitaan yang dinilai bisa memicu persepsi negatif di mata publik, tanpa melalui verifikasi yang memadai.
Pasifik Energi Trans menegaskan bahwa selama proses seleksi, mereka menjunjung tinggi prinsip good corporate governance. Setiap tahapan, dari pengajuan dokumen hingga evaluasi teknis, dilakukan secara objektif dan terukur.
Penjelasan Tahapan Seleksi
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah tahapan seleksi yang dilalui Pasifik Energi Trans:
-
Pengajuan Dokumen Awal
Tahap awal seleksi dimulai dengan pengajuan dokumen administratif yang memenuhi syarat dari peserta seleksi. Pasifik Energi Trans menyatakan bahwa seluruh dokumen yang diajukan telah diverifikasi dan dinyatakan lengkap. -
Evaluasi Administratif
Pada tahap ini, dokumen yang diajukan dievaluasi untuk memastikan kesesuaian dengan ketentuan teknis dan administratif yang ditetapkan dalam proses seleksi. -
Penilaian Teknis dan Kontribusi Bisnis
Tahap ini menjadi penentu utama dalam seleksi. Pasifik Energi Trans menyatakan bahwa kontribusi mereka selama dua tahun terakhir menjadi yang tertinggi dibanding peserta lainnya. -
Pendampingan Hukum dan Pengawasan
Seluruh proses seleksi diklaim berjalan dengan pengawasan hukum yang ketat, termasuk dari Kejaksaan Tinggi Bali, untuk memastikan tidak ada penyimpangan.
Data Kontribusi Bisnis Pasifik Energi Trans
Untuk mendukung klaim mereka, Pasifik Energi Trans memaparkan data kontribusi bisnis selama dua tahun terakhir dibandingkan dengan peserta lainnya dalam seleksi ini:
| Peserta Seleksi | Kontribusi Bisnis (2023-2024) | Catatan |
|---|---|---|
| PT Pasifik Energi Trans | Rp 2,8 Miliar | Tertinggi di antara peserta |
| PT Energi Mandiri | Rp 1,9 Miliar | |
| PT Bali Power Solusi | Rp 1,5 Miliar |
Data di atas menunjukkan bahwa Pasifik Energi Trans memiliki kontribusi yang lebih besar, yang menjadi salah satu pertimbangan dalam proses penunjukan.
Tanggapan terhadap Isu Publik
Pasifik Energi Trans menyatakan bahwa mereka terbuka untuk berdialog dan memberikan klarifikasi jika ada pertanyaan atau keraguan terkait proses seleksi. Namun, mereka juga menekankan pentingnya informasi yang akurat agar tidak menimbulkan persepsi yang salah.
Perusahaan juga menyampaikan bahwa mereka siap bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil selaras dengan koridor hukum yang berlaku. Mereka percaya bahwa proses seleksi yang telah dilakukan adalah profesional dan transparan.
Komitmen terhadap Etika dan Regulasi
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi, Pasifik Energi Trans menegaskan komitmennya dalam menjunjung tinggi etika bisnis dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Mereka menyatakan bahwa seluruh aktivitas operasional, termasuk proses seleksi mitra, dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Perusahaan juga berharap agar proses evaluasi yang tengah berjalan dapat dilakukan secara adil dan objektif, dengan mempertimbangkan data dan fakta yang akurat.
Penutup
Isu yang muncul terkait proses seleksi di Bandara Ngurah Rai menjadi pengingat pentingnya komunikasi yang jelas dan data yang valid dalam setiap proses bisnis publik. Pasifik Energi Trans menyatakan bahwa mereka tetap menjalankan aktivitasnya dengan prinsip profesional dan siap memberikan penjelasan lebih lanjut jika diperlukan.
Perusahaan juga berharap agar isu ini tidak mengalihkan fokus dari tujuan utama, yaitu pengembangan infrastruktur energi berkelanjutan di Bali dan Indonesia secara umum.
Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersifat sesuai dengan pernyataan resmi Pasifik Energi Trans per tanggal 13 Juli 2025. Informasi ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada hasil evaluasi akhir dan keputusan resmi dari pihak terkait.