Persaingan sengit memperebutkan sepatu emas Liga 1 musim ini terus bergulir. Posisi puncak klasemen top skor kini ditempati oleh Maxwell Souza dari Persija Jakarta. Performa gemilangnya membuatnya unggul tipis dari para pengejar di bawahnya.
Tak tanggung-tanggung, Maxwell mencatatkan 13 gol sepanjang musim ini. Angka itu menjadikannya ancaman nyata di setiap laga yang dijalani Persija. Kemampuannya mencetak gol secara konsisten menjadikan Macan Kemayoran semakin kuat di papan atas klasemen sementara.
Posisi Teratas yang Tidak Mudah Dipertahankan
Di bawah Maxwell, persaingan semakin ketat. Ada tiga pemain yang sama-sama mengemas 11 gol. Mereka adalah Alex Martins Ferreira dari Dewa United, Dalberto yang membela Arema FC, serta David da Silva dari Malut United.
Ketiganya terus menunjukkan performa apik dan menjadi andalan utama tim masing-masing. Konsistensi mereka dalam mencetak gol menjaga posisi mereka tetap di zona papan atas daftar top skor Liga 1.
Berikutnya, posisi kelima dihuni oleh tiga pemain yang sama-sama mencatatkan 10 gol. Mereka adalah Ciro Alves dari Malut United, Joel Vinícius dari Arema FC, dan Mariano Peralta dari Borneo FC. Meski tertinggal dua gol dari pemimpin klasemen, mereka masih punya peluang besar untuk mengejar ketertinggalan.
1. Maxwell Souza – Ujung Tombak Tajam Persija Jakarta
Maxwell Souza saat ini menjadi sorotan utama di Liga 1. Striker asal Brasil ini menunjukkan performa luar biasa sejak awal musim bergulir. Dengan 13 gol, ia tidak hanya memimpin daftar top skor, tapi juga menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di timnya.
Kehadirannya di lini depan Persija memberi warna tersendiri. Ia mampu mencetak gol dari berbagai situasi, baik melalui tendangan keras, sundulan, maupun assist pintar dari rekan setimnya.
2. Alex Martins Ferreira – Daya Gedor Dewa United
Alex Martins Ferreira menjadi senjata utama Dewa United musim ini. Dengan 11 gol, ia menunjukkan bahwa dirinya layak menjadi andalan utama tim ibu kota tersebut. Kecepatan dan insting golnya sangat tinggi, menjadikannya lawan yang ditakuti oleh pertahanan lawan.
3. Dalberto – Mesin Gol Arema FC
Arema FC punya senjata ampuh lewat Dalberto. Pemain asing ini mampu mencetak 11 gol dan menjadi salah satu penyelamat timnya di laga-laga sengit. Kemampuannya dalam beradaptasi dengan gaya permainan Arema membuatnya cepat diterima oleh suporter.
4. David da Silva – Pahlawan Malut United
David da Silva dari Malut United juga mencatatkan 11 gol. Performa gemilangnya membantu Malut bertahan di papan tengah klasemen. Ia menjadi salah satu pemain yang mampu menjaga konsistensi gol timnya sepanjang musim.
Pengejar di Balik Layar
Selain empat pemain di atas, ada tiga nama lain yang juga patut diperhitungkan. Mereka adalah Ciro Alves, Joel Vinícius, dan Mariano Peralta yang sama-sama mencetak 10 gol.
5. Ciro Alves – Senjata Rahasia Malut United
Ciro Alves menjadi salah satu pemain yang mampu menjaga produktivitas gol Malut United. Ia kerap mencetak gol penting di laga-laga krusial dan menjadi andalan utama timnya di lini serang.
6. Joel Vinícius – Pilar Serang Arema FC
Joel Vinícius juga menunjukkan performa apik bersama Arema FC. Dengan kecepatan dan akurasi tembakannya, ia mampu mencetak 10 gol dan menjadi ancaman di setiap serangan balik timnya.
7. Mariano Peralta – Mesin Gol Borneo FC
Mariano Peralta dari Borneo FC juga tidak kalah produktif. Ia mencatatkan 10 gol dan menjadi salah satu pemain yang membantu Borneo tetap kompetitif di papan tengah klasemen.
Tabel Top Skor Liga 1 Terbaru
Berikut adalah daftar top skor Liga 1 berdasarkan data terbaru:
| Peringkat | Nama Pemain | Klub | Gol |
|---|---|---|---|
| 1 | Maxwell Souza | Persija Jakarta | 13 |
| 2 | Alex Martins Ferreira | Dewa United | 11 |
| 2 | Dalberto | Arema FC | 11 |
| 2 | David da Silva | Malut United | 11 |
| 5 | Ciro Alves | Malut United | 10 |
| 5 | Joel Vinícius | Arema FC | 10 |
| 5 | Mariano Peralta | Borneo FC | 10 |
Persaingan Makin Panas Menuju Akhir Musim
Dengan masih banyaknya pertandingan yang akan digelar, persaingan perebutan sepatu emas belum berakhir. Maxwell Souza memang unggul dua gol dari pengejarnya, tapi jarak itu bisa cepat berubah dalam beberapa pertandingan saja.
Para pemain di posisi kedua hingga kelima punya peluang besar untuk mengejar ketertinggalan. Apalagi, beberapa di antara mereka bermain di tim yang punya jadwal sisa pertandingan cukup menguntungkan.
Selain itu, pemain-pemain di bawahnya juga tidak bisa diremehkan. Mereka bisa saja meledak kapan saja dan langsung merangsek naik ke posisi papan atas.
Disclaimer
Data dalam artikel ini bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung hasil pertandingan yang akan datang. Informasi ini dihimpun berdasarkan update terbaru hingga tanggal 25 Februari 2026. Pastikan untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru dari sumber resmi Liga 1 untuk informasi yang lebih akurat.