Memasuki tahun 2026, persaingan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) diprediksi semakin ketat. Data SNBT 2025 menunjukkan hanya 29,43% peserta yang lolos dari total 860.976 pendaftar, artinya lebih dari 600 ribu calon mahasiswa harus mencari alternatif lain untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Bagi calon mahasiswa yang menargetkan PTN favorit, mengetahui program studi dengan peminat terbanyak menjadi langkah strategis dalam memetakan persaingan. Informasi ini membantu menyusun strategi pemilihan jurusan yang lebih realistis antara minat, kemampuan, dan peluang lolos.
Artikel ini mengulas daftar prodi favorit SNBT 2026 berdasarkan data dan tren dari tahun sebelumnya, dilengkapi dengan jadwal pendaftaran, aturan pemilihan prodi, serta tips untuk meningkatkan peluang diterima di kampus impian.
Memahami Sistem SNBT 2026
SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) adalah jalur seleksi masuk PTN yang diselenggarakan oleh Panitia SNPMB di bawah BPPP Kemendiktisaintek. Berbeda dengan SNBP yang menggunakan nilai rapor, SNBT murni berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Sistem penilaian SNBT cukup sederhana. Peserta dengan skor UTBK tertinggi yang memilih prodi tertentu akan diterima sesuai kuota daya tampung. Tidak ada istilah “passing grade” resmi dari panitia, yang ada adalah kompetisi nilai antar peserta.
UTBK 2026 terdiri dari dua komponen utama dengan total durasi 195 menit untuk mengerjakan soal, meliputi:
- Tes Potensi Skolastik (TPS)
- Literasi Bahasa Indonesia
- Literasi Bahasa Inggris
- Penalaran Matematika
Daftar 10 PTN dengan Pendaftar Terbanyak SNBT 2025
Berdasarkan data resmi Panitia SNPMB, berikut 10 PTN yang menjadi favorit peserta SNBT:
| Peringkat | Perguruan Tinggi | Jumlah Pendaftar |
|---|---|---|
| 1 | Universitas Indonesia (UI) | 111.206 |
| 2 | Universitas Sebelas Maret (UNS) | 101.069 |
| 3 | Universitas Gadjah Mada (UGM) | 89.295 |
| 4 | Universitas Diponegoro (Undip) | 84.514 |
| 5 | Universitas Padjadjaran (Unpad) | 84.390 |
| 6 | Universitas Brawijaya (UB) | 79.985 |
| 7 | Universitas Airlangga (Unair) | 76.238 |
| 8 | Universitas Negeri Surabaya (Unesa) | 66.670 |
| 9 | Universitas Negeri Jakarta (UNJ) | 60.000+ |
| 10 | Institut Teknologi Bandung (ITB) | 55.000+ |
Prodi Saintek dengan Peminat Terbanyak
Berdasarkan data SNBT 2024 dan 2025, berikut prodi rumpun Sains dan Teknologi yang konsisten memiliki peminat tertinggi:
1. Pendidikan Dokter (Kedokteran) Prodi ini selalu menjadi primadona di hampir semua PTN. Di UNAIR, Kedokteran memiliki keketatan tertinggi dengan angka sekitar 2,9%, artinya dari 100 pendaftar hanya sekitar 3 orang yang diterima. Di UGM dan UI, persaingannya bahkan lebih ketat.
2. Teknik Informatika / Ilmu Komputer Seiring perkembangan teknologi digital, prodi ini mengalami lonjakan peminat signifikan. Prospek karir di bidang IT yang menjanjikan menjadi daya tarik utama.
3. Farmasi Kombinasi antara ilmu kesehatan dan peluang karir yang luas membuat Farmasi menjadi pilihan favorit, terutama di ITS, IPB, dan universitas negeri lainnya.
4. Teknik Sipil Sebagai salah satu prodi teknik tertua, Teknik Sipil memiliki basis peminat yang stabil dengan prospek kerja di sektor infrastruktur.
5. Arsitektur Menggabungkan aspek teknis dan kreativitas, prodi ini diminati oleh calon mahasiswa yang memiliki minat di bidang desain dan konstruksi.
Prodi Soshum dengan Peminat Terbanyak
Untuk rumpun Sosial Humaniora, berikut prodi yang paling diminati:
1. Manajemen Prodi ini konsisten menjadi favorit karena fleksibilitas karir lulusannya di berbagai sektor industri.
2. Akuntansi Kebutuhan tenaga akuntan di berbagai sektor membuat prodi ini tetap diminati dari tahun ke tahun.
3. Ilmu Komunikasi Era digital membuat komunikasi semakin penting, sehingga peminat prodi ini terus meningkat.
4. Ilmu Hukum Di UI, Hukum masuk 5 besar prodi dengan peminat terbanyak. Di UNS, tercatat 3.584 peminat pada SNBT 2024.
5. Psikologi Meningkatnya kesadaran akan kesehatan mental membuat prodi ini semakin populer.
Jadwal SNBT 2026
Berikut timeline resmi SNBT 2026 berdasarkan pengumuman SNPMB:
| Tahapan | Tanggal |
|---|---|
| Registrasi Akun SNPMB | 12 Januari – 7 April 2026 |
| Pendaftaran UTBK-SNBT | 25 Maret – 7 April 2026 |
| Pembayaran Biaya UTBK | 25 Maret – 8 April 2026 |
| Pelaksanaan UTBK | 21 – 30 April 2026 |
| Pengumuman Hasil SNBT | 25 Mei 2026 |
| Masa Unduh Sertifikat UTBK | 2 Juni – 31 Juli 2026 |
Biaya pendaftaran SNBT 2026 ditetapkan sebesar Rp200.000 untuk kategori reguler dan gratis bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Aturan Pemilihan Prodi SNBT 2026
Setiap peserta diperbolehkan memilih maksimal 4 program studi dengan ketentuan:
- Bebas memilih program studi di PTN Akademik dan/atau PTN Vokasi
- Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan
- Tahun 2026 memberikan ruang lebih luas untuk lintas jurusan (linjur)
Prinsip multidisiplin memungkinkan siswa dari jurusan IPA, IPS, maupun Bahasa di tingkat menengah untuk memilih prodi apapun di perguruan tinggi, dengan tetap memenuhi syarat prestasi akademik yang relevan.
Faktor Penyebab Prodi Menjadi Favorit
Beberapa faktor yang membuat prodi tertentu selalu ramai peminat:
- Prospek Karir yang Menjanjikan – Prodi seperti Kedokteran, Teknik Informatika, dan Bisnis Digital menawarkan peluang kerja dengan gaji tinggi
- Reputasi dan Akreditasi – PTN dengan akreditasi A/Unggul dan ranking tinggi selalu menjadi incaran
- Relevansi dengan Perkembangan Industri – Jurusan yang sesuai dengan kebutuhan industri 4.0 mengalami peningkatan peminat signifikan
Tips Strategi Pemilihan Prodi SNBT 2026
Berikut strategi untuk meningkatkan peluang lolos:
- Buat 3 tier pilihan – Reach (sangat ketat), Match (ketat), Safe (moderat)
- Riset data keketatan – Pelajari rasio peminat dan daya tampung tahun sebelumnya
- Prioritaskan pilihan pertama – Tempatkan prodi yang paling diinginkan di urutan pertama
- Sesuaikan dengan kemampuan – Evaluasi hasil try out untuk menentukan target realistis
- Perhatikan akreditasi – Pilih prodi dengan akreditasi minimal B atau Baik Sekali
FAQ Seputar SNBT 2026
Berapa kali peserta boleh mengikuti UTBK dalam setahun? Hanya satu kali. Peserta SNBT hanya diperbolehkan mengikuti UTBK 2026 sebanyak satu kali, dan hasilnya hanya berlaku untuk penerimaan PTN tahun 2026.
Apakah nilai UTBK tahun lalu bisa digunakan? Tidak. Nilai UTBK hanya berlaku untuk tahun pelaksanaan ujian tersebut.
Apakah biaya pendaftaran bisa dikembalikan jika batal ikut? Tidak. Biaya sebesar Rp200.000 yang sudah dibayarkan tidak dapat dikembalikan dengan alasan apapun.
Bagaimana cara cek daya tampung prodi? Kunjungi portal resmi SNPMB di snpmb.bppp.kemdikbud.go.id, pilih menu SNBT, lalu klik Daya Tampung SNBT.
Disclaimer
Data peminat dan daya tampung dalam artikel ini berdasarkan informasi SNBT 2024-2025 sebagai referensi. Angka final untuk SNBT 2026 akan dirilis resmi oleh SNPMB mendekati periode pendaftaran. Selalu pantau portal resmi https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id untuk informasi terbaru dan akurat.
Penutup
Memilih prodi di SNBT 2026 membutuhkan pertimbangan matang antara minat, kemampuan, dan peluang lolos. Data keketatan tahun sebelumnya bisa menjadi acuan, namun tetap siapkan diri sebaik mungkin karena persaingan akan selalu ketat di prodi favorit. Manfaatkan waktu yang tersedia untuk berlatih soal UTBK secara intensif dan riset program studi secara mendalam. Selamat berjuang dan semoga lolos di PTN impian!