Disclaimer: Blog ini adalah media independen yang menyajikan berita seputar ekonomi, finansial, bantuan sosial, dan kebijakan publik. Blog ini tidak berafiliasi dengan PPS Universitas Islam Malang. Website resmi PPS UNISMA: https://pps.unisma.ac.id/

Cara Skrining BPJS Kesehatan Online: Lewat HP di Aplikasi Mobile JKN

Pernah merasa sehat-sehat saja, tapi tiba-tiba divonis mengidap penyakit kronis? Banyak kasus diabetes, hipertensi, bahkan kanker baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut.

Nah, itulah mengapa skrining kesehatan sangat penting. BPJS Kesehatan kini menyediakan layanan skrining gratis yang bisa dilakukan langsung dari HP lewat aplikasi Mobile JKN.

Mulai September 2025, skrining riwayat kesehatan bahkan menjadi syarat wajib sebelum mengakses layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Artinya, peserta JKN-KIS perlu memahami cara mengisinya agar tidak kebingungan saat butuh berobat.

Apa Itu Skrining Kesehatan BPJS?

Skrining BPJS Kesehatan adalah program pemeriksaan awal berbasis kuesioner untuk mendeteksi risiko penyakit kronis sejak dini. Program ini bukan pemeriksaan fisik langsung, melainkan pengisian data mandiri melalui aplikasi Mobile JKN atau website resmi BPJS Kesehatan.

Dasar hukumnya adalah Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2024 tentang Jaminan Kesehatan dan Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 3 Tahun 2024. Tujuan utamanya adalah mengidentifikasi faktor risiko penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, jantung, dan stroke.

Manfaat Skrining BPJS Kesehatan:

  • Mendeteksi risiko penyakit kronis lebih awal
  • Memberikan gambaran kondisi kesehatan terkini
  • Mempermudah akses layanan kesehatan lanjutan jika ditemukan risiko
  • Data tersimpan di sistem dan bisa diakses dokter saat pemeriksaan

Hasil skrining akan menunjukkan tingkat risiko: rendah, sedang, atau tinggi. Jika hasilnya berisiko tinggi, peserta akan diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan di FKTP.

Syarat Mengikuti Skrining BPJS Kesehatan

Sebelum melakukan skrining, pastikan memenuhi syarat berikut:

Baca Juga:  Daftar Asuransi Swasta Terbaik 2026: Prudential, Allianz, AXA, dan Lainnya

Syarat Peserta:

  • Terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan aktif
  • Tidak memiliki tunggakan iuran
  • Berusia minimal 15 tahun ke atas
  • Memiliki NIK atau nomor kartu BPJS Kesehatan

Dokumen/Data yang Perlu Disiapkan:

  • Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau nomor kartu BPJS
  • Tanggal lahir
  • Data tinggi badan dan berat badan
  • Nomor telepon aktif
  • Kontak keluarga yang bisa dihubungi
  • Riwayat kesehatan pribadi dan keluarga

Ketentuan Penting:

  • Skrining wajib dilakukan minimal 1 kali dalam setahun
  • Layanan ini 100% gratis, sudah termasuk dalam manfaat kepesertaan JKN
  • Skrining bisa dilakukan untuk diri sendiri maupun anggota keluarga yang terdaftar

Cara Skrining BPJS Online Lewat Aplikasi Mobile JKN

Ada tiga metode untuk melakukan skrining BPJS secara online. Berikut panduan lengkapnya:

Metode 1: Lewat Aplikasi Mobile JKN

  1. Download aplikasi Mobile JKN melalui Google Play Store atau App Store
  2. Buka aplikasi dan login menggunakan NIK serta password akun BPJS
  3. Pada halaman utama, pilih menu “Lainnya”
  4. Pilih menu “Skrining Riwayat Kesehatan”
  5. Pilih anggota keluarga yang akan melakukan skrining, lalu klik “Pilih”
  6. Baca ketentuan dan klik “Setuju” pada halaman konfirmasi
  7. Isi formulir data diri dengan lengkap dan benar
  8. Jawab 16 pertanyaan seputar kondisi kesehatan dengan jujur
  9. Klik “Selanjutnya” atau “Simpan”
  10. Hasil skrining akan muncul secara otomatis

Metode 2: Lewat Website Resmi BPJS Kesehatan

  1. Kunjungi laman webskrining.bpjs-kesehatan.go.id
  2. Masukkan nomor kartu BPJS atau NIK
  3. Isi tanggal lahir dan kode captcha yang muncul
  4. Klik “Cari Peserta” dan pilih “Setuju”
  5. Isi data diri: berat badan, tinggi badan, pendidikan terakhir, nomor telepon, dan kontak keluarga
  6. Jawab 16 pertanyaan terkait kondisi kesehatan secara jujur
  7. Setelah semua terisi, klik “Simpan”
  8. Hasil skrining akan ditampilkan dan bisa dicetak dalam format PDF

Metode 3: Lewat PANDAWA (WhatsApp)

  1. Simpan nomor PANDAWA: 08118165165
  2. Kirim pesan WhatsApp ke nomor tersebut
  3. Pilih opsi “Skrining Kesehatan”
  4. Sistem akan mengarahkan ke web skrining
  5. Ikuti langkah pengisian seperti metode website

Tips: Gunakan koneksi internet yang stabil untuk menghindari error saat submit. Isi data dengan jujur agar hasil benar-benar mencerminkan kondisi kesehatan.

Isi Kuesioner Skrining BPJS Kesehatan

Kuesioner skrining berisi 16 pertanyaan yang mencakup:

Baca Juga:  Daftar BPJS Kesehatan Online 2026 Mudah dan Cepat, Ini Syarat Terbarunya!

Data Dasar Kesehatan:

  • Tinggi badan
  • Berat badan
  • Lingkar perut

Riwayat Penyakit Pribadi:

  • Apakah pernah didiagnosis diabetes, hipertensi, penyakit jantung, stroke, dll

Riwayat Penyakit Keluarga:

  • Apakah ada anggota keluarga dengan penyakit tertentu

Gaya Hidup:

  • Kebiasaan merokok
  • Konsumsi alkohol
  • Aktivitas fisik harian

Keluhan Kesehatan Saat Ini:

  • Gejala yang dirasakan belakangan ini

Pertanyaan bersifat umum dan tidak memerlukan hasil laboratorium. Cukup jawab sejujurnya berdasarkan kondisi yang diketahui.

Jenis Pemeriksaan dalam Skrining BPJS

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2023, skrining BPJS Kesehatan mencakup 14 jenis penyakit kronis:

No Jenis Penyakit Jenis Pemeriksaan Lanjutan
1 Diabetes Melitus Pemeriksaan gula darah (GDP/GDPP)
2 Hipertensi Pemeriksaan tekanan darah
3 Stroke Pemeriksaan tekanan darah
4 Penyakit Jantung (Ischemic Heart Disease) Pemeriksaan tekanan darah
5 Kanker Serviks IVA-test atau Pap smear
6 Kanker Payudara Pemeriksaan payudara klinis (SADANIS)
7 TBC (Tuberkulosis) Pemeriksaan fisik paru
8 Anemia (Remaja Putri) Pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb)
9 Kanker Paru Pemeriksaan fisik paru
10 Kanker Usus Pemeriksaan lanjutan di FKTP
11 PPOK Pemeriksaan fisik paru
12 Thalassemia Pemeriksaan darah
13 Hipotiroid Kongenital Pemeriksaan hormon tiroid
14 Hepatitis B dan C Rapid antigen hepatitis

Kategori Hasil Skrining:

  • Risiko Rendah: Lanjutkan gaya hidup sehat, tidak perlu pemeriksaan tambahan
  • Risiko Sedang/Tinggi: Disarankan segera ke FKTP untuk konsultasi dan pemeriksaan lanjutan seperti IMT, lingkar perut, gula darah, atau pemeriksaan spesifik lainnya

Lokasi Fasilitas Kesehatan untuk Skrining

Jika hasil skrining menunjukkan risiko sedang atau tinggi, peserta perlu melakukan pemeriksaan lanjutan di FKTP. Per Mei 2025, terdapat lebih dari 23.460 FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia.

Jenis FKTP yang Melayani Skrining:

  • Puskesmas
  • Klinik Pratama
  • Dokter Praktik Perorangan
  • Dokter Gigi Praktik Perorangan
Baca Juga:  Tiket Mudik Gratis Pemko Medan Ludes dalam Hitungan Jam, Diserbu Warga Sejak Dibuka!

Cara Mencari Lokasi Faskes Terdekat:

Lewat Aplikasi Mobile JKN:

  1. Buka aplikasi Mobile JKN
  2. Pilih menu “Faskes” di halaman utama
  3. Pilih “Faskes Tingkat Pertama”
  4. Izinkan aplikasi mengakses lokasi
  5. Daftar faskes terdekat akan muncul lengkap dengan alamat dan nomor telepon

Lewat Website Aplicares:

  1. Kunjungi faskes.bpjs-kesehatan.go.id
  2. Pilih provinsi yang diinginkan
  3. Tentukan jenis faskes (puskesmas, klinik, dokter praktik, dll)
  4. Masukkan nama faskes atau kosongkan untuk melihat semua
  5. Klik “Cari Faskes”

Lewat BPJS Care Center: Hubungi nomor 165 untuk menanyakan faskes terdekat sesuai domisili.

FAQ Seputar Skrining BPJS Kesehatan

1. Apakah skrining BPJS wajib dilakukan?

Ya, mulai September 2025 skrining wajib untuk peserta usia 15 tahun ke atas sebelum mengakses layanan di FKTP seperti puskesmas, klinik, dan dokter praktik perorangan.

2. Berapa biaya skrining BPJS Kesehatan?

Gratis. Layanan ini sudah termasuk dalam manfaat kepesertaan JKN-KIS tanpa biaya tambahan.

3. Berapa kali skrining harus dilakukan dalam setahun?

Minimal 1 kali dalam setahun. Tidak perlu mengisi ulang setiap kali berobat.

4. Bagaimana jika belum skrining tapi ingin berobat?

Peserta tetap bisa mengakses layanan, namun akan diminta mengisi skrining terlebih dahulu. Proses bisa dilakukan langsung di lokasi faskes menggunakan smartphone atau dibantu petugas.

5. Apakah hasil skrining bisa dicetak?

Ya, hasil skrining bisa dicetak dalam format PDF melalui website webskrining.bpjs-kesehatan.go.id.

6. Bagaimana jika hasil skrining menunjukkan risiko tinggi?

Segera kunjungi FKTP terdaftar untuk konsultasi dan pemeriksaan lanjutan seperti cek gula darah, tekanan darah, atau pemeriksaan spesifik lainnya.

7. Apakah bisa melakukan skrining untuk anggota keluarga?

Bisa. Di aplikasi Mobile JKN, pilih anggota keluarga yang terdaftar dalam kartu BPJS untuk melakukan skrining.

8. Siapa yang bisa dihubungi jika ada kendala saat skrining?

Hubungi BPJS Care Center di nomor 165 atau PANDAWA via WhatsApp di 08118165165.

Closing: Jangan Tunggu Sakit, Lakukan Skrining Sekarang!

Skrining kesehatan BPJS bukan sekadar formalitas administratif. Ini adalah langkah preventif untuk mendeteksi risiko penyakit sebelum berkembang menjadi kondisi serius.

Prosesnya mudah, bisa dilakukan dari HP kapan saja, dan yang terpenting: gratis. Jangan tunggu sampai sakit baru peduli dengan kesehatan.

Semoga panduan ini bermanfaat. Segera lakukan skrining dan jadikan langkah ini bagian dari gaya hidup sehat untuk diri sendiri dan keluarga!