Disclaimer: Blog ini adalah media independen yang menyajikan berita seputar ekonomi, finansial, bantuan sosial, dan kebijakan publik. Blog ini tidak berafiliasi dengan PPS Universitas Islam Malang. Website resmi PPS UNISMA: https://pps.unisma.ac.id/

Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT Maret 2026 Online, Simak Langkah-Langkahnya!

Jadwal imsakiyah menjadi panduan penting bagi umat Muslim menjelang berbuka puasa, terutama di wilayah perkotaan seperti Surabaya dan sekitarnya. Tanggal 16 Maret 2026 mendatang akan menjadi awal hari ke-25 puasa, di mana umat Islam biasanya mulai memasuki sepertiga akhir Ramadan. Momen ini juga kerap diisi dengan doa khusus yang memohon keberkahan dan kemudahan menjalani ibadah puasa.

Di Surabaya dan sekitarnya, jadwal imsak dan berbuka puasa bisa sedikit berbeda dibanding daerah lain karena perbedaan waktu matahari terbit dan terbenam. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jadwal imsakiyah yang akurat agar tidak melewatkan waktu berbuka dan sahur yang dianjurkan.

Jadwal Imsakiyah Surabaya dan Sekitarnya Tanggal 16 Maret 2026

Tanggal 16 Maret 2026 merupakan hari Senin, dan bagi umat Islam di Surabaya serta sekitarnya, ini adalah hari yang penting dalam perjalanan ibadah Ramadan. Berikut adalah jadwal imsakiyah yang berlaku untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya pada hari itu.

1. Waktu Imsak dan Berbuka Puasa

Waktu imsak biasanya dimulai sekitar 10 menit sebelum subuh, sedangkan waktu berbuka puasa ditandai dengan terbenamnya matahari. Untuk tanggal 16 Maret 2026, berikut adalah rinciannya:

Kegiatan Waktu
Imsak 04:12 WIB
Berbuka Puasa 18:10 WIB

Waktu tersebut sudah disesuaikan dengan perhitungan hisab dan observasi yang dilakukan oleh lembaga keagamaan setempat. Namun, selalu baik untuk memastikan kembali dengan jadwal dari masjid atau mushala terdekat.

Baca Juga:  Bansos PKH Maret 2026: Berapa Sebenarnya Uang yang Akan Anda Terima?

2. Doa Berbuka Puasa

Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, doa berbuka puasa menjadi sunnah yang sangat dianjurkan. Doa ini tidak hanya sebagai bentuk rasa syukur, tetapi juga sebagai permohonan agar puasa yang dilakukan diterima oleh Allah SWT.

Doa berbuka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW adalah:

اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ اٰمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكّلْتُ وَعَلٰى رِزْقِكَ اَفْطَرْتُ

Artinya:
"Ya Allah, karena Engkau aku berpuasa, dan kepada Engkau aku beriman, dan kepada Engkau aku bertawakkal, dan dengan rezeki dari-Mu aku berbuka."

Doa ini ringkas, mudah dihafal, dan mengandung makna yang dalam. Disunnahkan untuk membacanya sebelum makan atau minum saat berbuka.

3. Doa Sahur

Sahur juga merupakan bagian penting dari ibadah puasa. Meski tidak sepopuler doa berbuka, doa sahur juga memiliki keutamaan tersendiri. Berikut adalah doa yang bisa dibaca saat sahur:

نَوَيْتُ السَّحُورَ لِغَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرِيضَةِ صِيَامِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذَا الْعَامِ لِلهِ تَعَالَى

Artinya:
"Aku niat sahur besok hari untuk melaksanakan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala."

Doa ini bisa dibaca saat hendak makan sahur sebagai bentuk niat dan permohonan keberkahan.

Tips Menjalani Puasa di Tengah Aktivitas Padat

Puasa di kota besar seperti Surabaya bisa menjadi tantangan tersendiri. Aktivitas padat, cuaca panas, dan tekanan pekerjaan bisa membuat tubuh cepat lelah. Namun, dengan persiapan yang tepat, puasa tetap bisa dijalankan dengan baik.

1. Atur Pola Makan Sahur dan Berbuka

Makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka sangat menentukan stamina tubuh sepanjang hari. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum, atau ubi. Hindari makanan berlemak tinggi dan terlalu manis agar tidak cepat lemas.

Baca Juga:  Cara Mudah Cek BPNT Rp600 Ribu Cair Sebelum Lebaran, Simak Jadwalnya!

2. Perbanyak Minum Air Putih

Dehidrasi adalah salah satu tantangan utama saat puasa. Usahakan minum air putih sebanyak mungkin saat berbuka dan sahur. Hindari minuman bersoda dan kafein berlebih karena bisa memperparah dehidrasi.

3. Istirahat yang Cukup

Tubuh yang lelah akan lebih sulit menjalani puasa dengan baik. Pastikan untuk tidur cukup, meskipun harus bangun sahur. Jika memungkinkan, manfaatkan waktu siang untuk beristirahat sejenak.

Pentingnya Menjaga Semangat Ibadah

Puasa bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga. Ada nilai-nilai spiritual yang harus dijaga selama Ramadan, seperti kesabaran, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama. Di tengah kesibukan, jangan lupa untuk tetap menjaga kualitas ibadah.

Salah satu bentuk ibadah yang bisa dilakukan adalah dengan membaca Al-Qur’an. Meski hanya sedikit, membaca satu halaman pun sudah menjadi amal yang bermanfaat. Selain itu, sedekah dan membantu sesama juga menjadi bagian dari keberkahan puasa.

Menjaga Konsistensi Hingga Akhir Ramadan

Memasuki sepertiga akhir Ramadan, banyak orang mulai merasa lemas secara spiritual maupun fisik. Ini adalah fase kritis di mana konsistensi menjadi kunci. Jangan sampai puasa tinggal nama karena terlalu sibuk atau lelah.

Gunakan waktu malam untuk beribadah, seperti tarawih, qiyamul lail, atau tadarus Al-Qur’an. Kehidupan malam biasanya lebih tenang dan cocok untuk refleksi diri.


Disclaimer: Jadwal imsakiyah dapat berubah tergantung kondisi geografis dan metode perhitungan yang digunakan. Sebaiknya selalu memastikan dengan sumber lokal seperti masjid atau lembaga keagamaan setempat. Waktu yang tercantum bersifat estimasi dan dapat berbeda tergantung lokasi spesifik.

Tinggalkan komentar