Disclaimer: Blog ini adalah media independen yang menyajikan berita seputar ekonomi, finansial, bantuan sosial, dan kebijakan publik. Blog ini tidak berafiliasi dengan PPS Universitas Islam Malang. Website resmi PPS UNISMA: https://pps.unisma.ac.id/

Bojan Hodak Mogok Bicara di Konferensi Pers Setelah Persebaya Imbang Lawan Persib Bandung

Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung di pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 berakhir dengan skor imbang 2-2. Laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026) malam WIB, berlangsung sengit dan penuh drama. Namun, momen paling mengejutkan terjadi bukan di lapangan, melainkan di ruang konferensi pers seusai pertandingan.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memilih diam. Ia hadir dalam sesi konferensi pers namun menolak memberikan pernyataan kepada awak media. Keputusan ini diambil sebagai bentuk protes terhadap jalannya pertandingan, khususnya terkait keputusan wasit Eko Saputra yang memimpin laga tersebut.

Alasan di Balik Kebungkaman Bojan Hodak

Keputusan Bojan Hodak untuk tidak berbicara di konferensi pers bukan tanpa alasan. Ia menyampaikan bahwa dirinya menghormati profesi wartawan, namun kali ini tidak ada yang bisa dibicarakan. Kebungkaman ini merupakan protes terhadap apa yang dirasakan sebagai ketidakadilan selama pertandingan.

1. Kepemimpinan Wasit Jadi Pemicu Protes

Bojan Hodak menilai bahwa keputusan wasit selama pertandingan sangat memengaruhi jalannya laga. Ia menyebut bahwa jika harus membicarakan wasit, maka ia lebih memilih tidak berkata apa pun. Kekhawatiran terhadap sanksi yang mungkin didapat membuatnya memilih diam.

Baca Juga:  Barcelona Menang Tipis 1-0 atas Atletico Madrid di Semifinal Copa del Rey, Tapi Masih Ketinggalan Agregat!

2. Tidak Ada yang Perlu Dibahas Selain Wasit

Hodak menyatakan bahwa seluruh kejadian dalam pertandingan terkait dengan wasit. Jika soal itu tidak bisa dibahas, maka tidak ada hal lain yang layak dibahas. Ia meminta maaf kepada media atas ketidaknyamanan ini, namun tetap mempertahankan sikapnya.

Jalannya Pertandingan yang Penuh Drama

Laga antara Persebaya dan Persib memang layak disebut sebagai salah satu pertandingan paling menarik musim ini. Kedua tim saling menyerang dan menciptakan banyak peluang.

1. Persebaya Unggul di Babak Pertama

Persebaya membuka keunggulan di menit ke-44 lewat penalti Bruno Moreira. Gol ini lahir setelah VAR memverifikasi insiden di kotak terlarang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

2. Persib Bangkit di Babak Kedua

Babak kedua menjadi milik Persib. Luciano Guaycochea menyamakan kedudukan di menit ke-51. Lalu, Andrew Jung membawa Persib unggul 2-1 di menit ke-73.

3. Persebaya Balas Lagi di Menit Akhir

Namun, keunggulan Persib hanya bertahan sebentar. Toni Firmansyah memberikan assist kepada Francisco Rivera yang mencetak gol penyamai kedudukan di menit ke-83. Skor 2-2 pun bertahan hingga laga usai.

Dampak Hasil Imbang pada Klasemen

Hasil imbang ini memengaruhi posisi kedua tim di klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Meski gagal menang, Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen.

Tabel Klasemen Sementara (Setelah Pekan 24)

Peringkat Tim Poin Main
1 Persib Bandung 54 23
2 PSM Makassar 50 23
3 Bali United 47 23
4 Arema FC 42 23
5 Persebaya Surabaya 39 23

Persebaya harus puas di posisi kelima dengan 39 poin, tertinggal cukup jauh dari Persib yang memimpin dengan 54 poin. Meski begitu, semangat suporter tuan rumah tetap membara, terutama saat gol Rivera dicetak di menit akhir.

Baca Juga:  Dion Markx Siap Tampil di Posisi Baru, Tinggalkan Bangku Cadangan Persib Bandung

Atmosfer Stadion yang Membara

Stadion Gelora Bung Tomo dipadati lebih dari 31.000 penonton. Suasana begitu menggelegar sejak menit-menit awal. Duel antara dua tim besar ini memang selalu jadi sorotan, dan kali ini tak mengecewakan.

Penonton dari kedua belah pihak saling menyemangati tim masing-masing. Tegang, riuh, dan penuh emosi, pertandingan ini layak disebut sebagai salah satu laga terbaik musim ini.

Reaksi dari Pihak Persebaya

Pelatih Persebaya, Dejan Antonic, menyampaikan kepuasannya atas hasil pertandingan. Ia mengaku bahwa timnya sempat tertekan di babak kedua, namun kegigihan anak asuhnya berhasil membuahkan hasil.

“Kami tahu lawan sangat kuat. Tapi kami tidak menyerah. Gol di menit akhir menunjukkan karakter tim ini,” ujar Antonic.

Jadwal Lanjutan Kedua Tim

Setelah laga sengit ini, kedua tim akan kembali bertanding di pekan ke-25. Jadwal pertandingan berikutnya sebagai berikut:

Tim Lawan Hari/Tanggal Waktu Tempat
Persib Bandung Persik Kediri Senin, 9 Maret 2026 19.30 WIB Stadion Si Jalak Harupat
Persebaya Surabaya Persija Jakarta Sabtu, 14 Maret 2026 15.30 WIB Stadion Gelora Bung Tomo

Penutup

Kebungkaman Bojan Hodak seusai pertandingan menjadi sorotan utama. Sebagai pelatih profesional, langkahnya ini bisa dilihat sebagai bentuk protes yang terukur, meski tetap menimbulkan banyak pertanyaan. Di sisi lain, hasil imbang 2-2 memberi kesan mendalam bagi kedua tim dan para suporter.

Pertandingan ini bukan hanya soal angka di klasemen, tapi juga tentang emosi, karakter, dan ketegangan yang terjadi di lapangan. Dan semua itu, membuat sepak bola tetap jadi olahraga yang paling menggairahkan.

Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan turnamen.

Tinggalkan komentar