Aprilia kembali mencuri perhatian di MotoGP Thailand 2026. Pembalap Trackhouse Aprilia, Raúl Fernández, sukses meraih posisi tercepat dalam sesi Warm Up meski harus berjuang melawan rasa sakit di bagian lengan kirinya. Performa impresif ini menandai kembalinya dominasi Aprilia di lintasan Chang International Circuit, setelah sebelumnya sempat tergeser oleh performa Marco Bezzecchi dalam Sprint Race.
Sesi Warm Up kali ini berlangsung sengit, dengan selisih waktu yang sangat tipis di antara para pembalap papan atas. Raúl Fernández mencatatkan waktu terbaik 1 menit 29,645 detik, mengembalikan Aprilia ke puncak performa jelang balapan utama yang akan berlangsung sepanjang 26 lap.
1. Kondisi Cedera Tak Menghalangi Performa Fernandez
Raúl Fernández tampil luar biasa meski belum sepenuhnya fit. Ia mengalami masalah pada lengan kiri yang diduga akibat hentakan keras saat melakukan pengereman di trek Buriram. Meski begitu, pembalap asal Spanyol ini tetap mampu memimpin sesi pemanasan dan menunjukkan bahwa ia tetap menjadi ancaman besar di balapan utama.
Sebelumnya, Fernandez juga menunjukkan performa solid di Sprint Race dengan finis di posisi ketiga. Konsistensi ini membuatnya jadi salah satu kandidat kuat yang bisa merebut podium utama di akhir pekan ini.
2. Aprilia dan Ducati Berebut Posisi Terdepan
Fernandez bukan satu-satunya yang bersinar. Fabio Di Giannantonio dari VR46 Ducati berhasil menempel ketat di belakangnya dengan selisih hanya 0,117 detik. Sementara itu, Marc Márquez yang merupakan juara dunia bertahan, finis di posisi ketiga dengan selisih 0,167 detik dari Fernandez.
Tabel berikut menunjukkan hasil lengkap lima besar sesi Warm Up MotoGP Thailand 2026:
| Peringkat | Pembalap | Tim | Waktu | Selisih |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Raúl Fernández | Trackhouse Aprilia | 1:29.645 | – |
| 2 | Fabio Di Giannantonio | VR46 Ducati | 1:29.762 | +0.117 detik |
| 3 | Marc Márquez | Honda LCR | 1:29.812 | +0.167 detik |
| 4 | Álex Márquez | Honda Gresini | 1:29.903 | +0.258 detik |
| 5 | Ai Ogura | Honda LCR | 1:29.921 | +0.276 detik |
3. Bezzecchi Gunakan Ban Bekas, Strategi Apa Ini?
Salah satu yang menarik perhatian adalah Marco Bezzecchi. Pembalap Ducati ini memulai sesi dengan ban belakang medium bekas, berbeda dari rekan-rekan lainnya yang menggunakan ban baru. Langkah ini bisa jadi bagian dari strategi pengumpulan data mengenai daya tahan ban jelang balapan utama.
Bezzechi sendiri finis di posisi keenam, menunjukkan bahwa strategi ini belum tentu menguntungkan. Namun, pengalaman yang didapat bisa menjadi modal penting untuk mengatur penggunaan ban di lap-lap krusial nanti.
4. Duel Acosta dan Binder Kembali Memanas
Persaingan sengit antara Pedro Acosta dan Brad Binder kembali terlihat. Di tikungan terakhir, Acosta melakukan pengereman terlambat yang membuat Binder terpaksa keluar jalur. Insiden ini langsung direspons dengan permintaan maaf dari Acosta, menunjukkan sportivitas di antara sesama pembalap.
Namun, momen ini justru dimanfaatkan oleh Marc Márquez yang berhasil menyusul keduanya. Duel ini menjadi gambaran awal dari sengitnya balapan utama yang akan datang.
5. Yamaha Masih Kesulitan, Quartararo Terjatuh
Akhir pekan belum berjalan mulus bagi tim Yamaha. Fabio Quartararo mengalami kehilangan traksi di roda depan yang hampir membuatnya terjatuh. Ia akhirnya finis di posisi ke-18, menunjukkan bahwa masalah performa masih menghiasi akhir pekan mereka.
Tabel berikut menunjukkan hasil Yamaha dalam sesi Warm Up:
| Pembalap | Tim | Posisi Finis |
|---|---|---|
| Fabio Quartararo | Monster Yamaha | 18 |
| Jack Miller | Pramac Yamaha | 12 |
| Toprak Razgatlıoğlu | Pramac Yamaha | 14 |
6. Hiburan Unik dari Pembalap Pramac
Di tengah ketegangan persaingan, pembalap Pramac Yamaha, Jack Miller dan Toprak Razgatlıoğlu, memberikan hiburan unik bagi penonton setelah sesi warm up. Keduanya ikut serta dalam balapan TukTuk antar tim yang menjadi bagian dari rangkaian acara MotoGP Thailand. Aksi santai ini memberi nuansa berbeda di hari yang penuh persiapan balapan utama.
Strategi Ban Jelang Balapan Utama
Selama sesi Warm Up, hampir seluruh pembalap menggunakan ban belakang medium, berbeda dengan Sprint Race yang banyak menggunakan kompon lunak. Perubahan ini dilakukan untuk mensimulasikan kondisi balapan utama dan mengumpulkan data mengenai performa ban dalam jarak tempuh 26 lap.
Sirkuit Buriram yang dikenal dengan lintasan lurus panjang dan titik pengereman keras, membuat pengelolaan ban menjadi faktor krusial. Tim-tim besar tampaknya sudah mulai menyusun strategi untuk menjaga keawetan ban sekaligus menjaga kecepatan di setiap lap.
Penutup
Hasil sesi Warm Up MotoGP Thailand 2026 menunjukkan bahwa persaingan di puncak klasemen akan sangat ketat. Aprilia dan Ducati tampak siap bersaing, sementara Yamaha masih berjuang menemukan ritme terbaiknya. Dengan berbagai strategi dan kondisi pembalap yang beragam, balapan utama diprediksi akan berlangsung sengit dari start hingga finis.
Disclaimer: Data dan hasil dalam artikel ini bersifat simulasi berdasarkan informasi hingga Maret 2026. Hasil balapan utama dapat berubah tergantung kondisi trek, cuaca, dan performa tim di lap pertama.