Istilah “PM” di WhatsApp sering terdengar saat seseorang mengirim pesan pribadi atau menyebut nama orang lain dalam percakapan grup. Banyak yang mungkin bingung dengan arti sebenarnya, apalagi istilah ini bukan berasal dari bahasa Indonesia. Padahal, penggunaannya sudah sangat umum, terutama di kalangan remaja dan pengguna media sosial aktif.
Secara umum, PM adalah singkatan dari “Private Message” atau dalam bahasa Indonesia berarti “pesan pribadi”. Ini merujuk pada pesan yang dikirim secara langsung dan pribadi antara dua orang, bukan melalui grup. Di dunia digital, istilah ini sering digunakan di berbagai platform, termasuk WhatsApp, Twitter, hingga forum online.
Apa Arti PM di WhatsApp?
PM di WhatsApp mengacu pada pesan pribadi yang dikirim secara langsung ke kontak tertentu, bukan di ruang obrolan grup. Istilah ini sering digunakan sebagai alternatif dari “kirim pesan langsung” atau “chat pribadi”. Penggunaan PM biasanya muncul ketika seseorang ingin membicarakan sesuatu secara rahasia atau lebih personal tanpa campur tangan pihak lain.
Istilah ini juga populer dalam percakapan sehari-hari, terutama di media sosial. Banyak orang menggunakan kata “PM” sebagai bentuk singkatan yang lebih praktis daripada mengatakan “kirim pesan pribadi”.
Mengapa PM Sering Digunakan?
Penggunaan PM di WhatsApp tidak hanya soal kebiasaan. Ada beberapa alasan mengapa orang lebih memilih mengirim pesan pribadi daripada berdiskusi di grup.
-
Privasi Lebih Terjaga
Saat berada di grup, pesan bisa terlihat oleh semua anggota. PM memungkinkan komunikasi dua arah tanpa gangguan pihak ketiga. -
Pembicaraan Lebih Personal
PM cocok untuk topik yang bersifat pribadi atau sensitif, seperti urusan keluarga, bisnis, atau percakapan antara teman dekat. -
Efisiensi dan Kepraktisan
Mengatakan “PM aja ya” jauh lebih singkat dan mudah dipahami oleh pengguna digital yang sudah terbiasa dengan istilah tersebut.
Kapan PM Biasanya Digunakan?
Penggunaan PM tidak hanya terbatas pada obrolan santai. Ada berbagai situasi di mana PM lebih tepat digunakan dibandingkan pesan grup.
-
Diskusi Bisnis
Saat ingin membicarakan penawaran, harga, atau kerja sama, banyak orang memilih PM agar tidak mengganggu anggota grup lainnya. -
Menyampaikan Informasi Pribadi
Data seperti alamat, nomor rekening, atau informasi sensitif lainnya sebaiknya disampaikan lewat PM agar tidak terekspos. -
Menghindari Overload Grup
Obrolan di grup bisa menjadi terlalu ramai. PM membantu mengurangi beban informasi yang diterima oleh semua anggota.
Cara Mengirim PM di WhatsApp
Mengirim pesan pribadi di WhatsApp sangat mudah. Tidak perlu langkah rumit, cukup ikuti panduan berikut.
-
Buka Aplikasi WhatsApp
Pastikan sudah login ke akun yang aktif. -
Pilih Kontak Tujuan
Cari nama kontak yang ingin dikirim pesan pribadi. -
Ketik dan Kirim Pesan
Setelah masuk ke chat pribadi, ketik pesan dan tekan tombol kirim.
PM juga bisa dikirim dari dalam grup dengan mengetuk nama pengguna dan memilih opsi “Kirim pesan pribadi”.
Perbedaan PM dan Pesan Grup
Meskipun sama-sama menggunakan WhatsApp, PM dan pesan grup memiliki perbedaan mendasar.
| Aspek | PM (Pesan Pribadi) | Pesan Grup |
|---|---|---|
| Jumlah Penerima | Hanya 1 orang | Banyak orang |
| Privasi | Tinggi | Rendah |
| Konteks | Personal atau rahasia | Umum |
| Gangguan | Minim | Bisa banyak |
Pesan grup cocok untuk diskusi umum, sedangkan PM lebih cocok untuk percakapan yang bersifat pribadi.
Etika dalam Mengirim PM
Meskipun PM bersifat pribadi, bukan berarti semua hal boleh dikirim tanpa batas. Ada beberapa etika yang perlu diperhatikan agar komunikasi tetap nyaman dan sopan.
-
Hindari Spam
Mengirim pesan terus-menerus tanpa respons bisa dianggap mengganggu. -
Jaga Isi Pesan
Jangan menyebarkan informasi yang bersifat hoax atau provokatif. -
Hormati Privasi Orang Lain
Jangan memaksa seseorang merespons jika tidak ingin berbicara.
Kesalahan Umum Saat Menggunakan PM
Beberapa pengguna WhatsApp masih melakukan kesalahan saat menggunakan PM. Kesalahan ini bisa menyebabkan kesalahpahaman atau ketidaknyamanan.
-
Mengirim Pesan ke Orang yang Tidak Dikenal
Ini bisa dianggap spam atau bahkan tindakan yang tidak sopan. -
Mengabaikan Respons
Jika lawan bicara tidak membalas, sebaiknya tidak terus-menerus mengirim pesan. -
Menggunakan PM untuk Hal yang Seharusnya di Grup
Topik umum sebaiknya dibahas di grup agar semua pihak bisa ikut serta.
Tips Menggunakan PM Secara Efektif
Agar komunikasi lewat PM lebih efektif dan tidak mengganggu, ada beberapa tips yang bisa diikuti.
-
Gunakan Bahasa yang Jelas dan Sopan
Hindari singkatan berlebihan yang bisa membingungkan. -
Kirim pada Waktu yang Tepat
Hindari mengirim pesan di tengah malam atau saat jam istirahat. -
Gunakan Fitur Status atau Bio untuk Informasi Umum
Jika informasinya untuk umum, sebisa mungkin tidak perlu dikirim lewat PM.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebiasaan pengguna. Istilah PM sendiri merupakan bagian dari budaya digital yang terus berkembang, terutama di kalangan pengguna media sosial dan aplikasi pesan instan.
Penggunaan PM di WhatsApp tidak hanya soal kebiasaan, tapi juga soal konteks dan situasi. Memahami arti dan cara penggunaannya dengan tepat bisa membuat komunikasi lebih efektif dan nyaman bagi semua pihak.