Real Madrid gagal menjaga keunggulan di kandang sendiri saat menjamu Getafe dalam lanjutan LaLiga pekan ke-26. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan tim tamu, berkat gol Martin Satriano di menit ke-39. Meski unggul dalam penguasaan bola, Madrid justru kesulitan menciptakan peluang emas dan gagal memecah kebuntuan hingga wasit meniup peluit panjang.
Performa individu para pemain pun jadi sorotan, terutama dari sisi rating yang dirilis oleh flashscore. Hasil mengejutkan ini membuat beberapa nama di skuad Los Blancos harus menerima nilai yang kurang menggembirakan. Sebaliknya, Getafe tampil kompak dan efisien, dengan sejumlah pemain mencatatkan rating tinggi.
Rating Pemain Real Madrid
Meski kalah, Real Madrid tetap tampil dominan di sektor penguasaan bola. Namun, dominasi itu tidak diimbangi dengan hasil maksimal di depan gawang. Banyak peluang gagal dimanfaatkan, dan beberapa pemain justru tampil di bawah ekspektasi. Dua pemain yang mencatatkan rating tertinggi adalah Antonio Rudiger dan Aurelien Tchouameni, keduanya sama-sama meraih nilai 7,2.
Di sisi lain, Franco Mastantuono harus rela menerima rating terendah sepanjang laga, yakni 5,1. Performa buruknya di sayap kiri jadi salah satu penyebab Madrid gagal memberikan ancaman serius ke pertahanan Getafe.
Berikut daftar lengkap rating pemain Real Madrid dalam pertandingan melawan Getafe:
| No | Pemain | Rating |
|---|---|---|
| 1 | Thibaut Courtois | 6.5 |
| 2 | Carreras | 7.1 |
| 3 | Franco Pitarch | 6.4 |
| 4 | Vinicius Junior | 7.2 |
| 5 | David Alaba | 6.8 |
| 6 | Aurelien Tchouameni | 7.2 |
| 7 | Antonio Rudiger | 7.2 |
| 8 | Arda Guler | 7.6 |
| 9 | Federico Valverde | 6.8 |
| 10 | Lucas Vazquez | 5.9 |
| 11 | Trent Alexander-Arnold | 6.2 |
| 12 | Dani Carvajal | 6.5 |
| 13 | Dean Huijsen | 6.7 |
| 14 | Rodrygo | 6.8 |
| 15 | Franco Mastantuono | 5.1 |
| 16 | Brahim Diaz | 6.0 |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa hanya lima pemain yang mencatatkan rating di atas 7,0. Sementara empat pemain lainnya bahkan tidak mencapai angka 6,0. Ini menunjukkan bahwa performa kolektif Madrid memang tidak optimal, terutama di lini tengah dan sayap.
1. Performa Mengecewakan di Lini Serang
Salah satu faktor utama kekalahan Real Madrid adalah ketidakmampuan lini serang memecah pertahanan Getafe. Vinicius Junior dan Rodrygo tampil aktif, tapi belum cukup untuk membongkar pertahanan yang kompak. Arda Guler menjadi satu-satunya pemain yang mencatatkan rating di atas 7,5, menunjukkan bahwa ia adalah salah satu dari sedikit pemain yang tampil berbeda.
2. Kekurangan Kreativitas di Lini Tengah
Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde biasanya jadi andalan di lini tengah. Namun dalam pertandingan ini, keduanya terlihat kesulitan mengatur ritme permainan. Tchouameni mencatatkan rating 7,2, cukup baik, tapi Valverde hanya berada di angka 6,8. Kreativitas serangan pun jadi terbatas.
3. Kinerja Sayap Kiri yang Tidak Maksimal
Franco Mastantuono yang bermain di posisi sayap kiri justru menjadi beban. Ia mencatatkan rating terendah tim, 5,1. Tidak banyak kontribusi yang diberikan, baik dalam hal membuka ruang maupun membantu pertahanan. Lucas Vazquez yang masuk menggantikannya juga tak mampu mengubah situasi, dengan rating 5,9.
Rating Pemain Getafe
Berbeda dengan Madrid, Getafe tampil efisien dan solid. Mereka tidak banyak menguasai bola, tapi setiap serangan yang dilancarkan sangat berbahaya. Kemenangan ini pun diraih berkat strategi bertahan yang rapat dan eksekusi serangan balik yang tajam.
Kiper David Soria menjadi bintang sejati dalam pertandingan ini. Ia mencatatkan rating luar biasa, 9,2, setelah membuat sejumlah penyelamatan penting yang menjaga gawangnya tetap bersih. Penampilannya benar-benar luar biasa dan jadi kunci kemenangan Getafe.
Berikut rating lengkap pemain Getafe:
| No | Pemain | Rating |
|---|---|---|
| 1 | David Soria | 9.2 |
| 2 | Kiko | 6.5 |
| 3 | Juan Iglesias | 7.4 |
| 4 | Omar Alderete | 7.3 |
| 5 | Domingos Duarte | 7.0 |
| 6 | Luis Milla | 7.5 |
| 7 | Mauro Arambarri | 8.1 |
| 8 | Borja Mayoral | 7.3 |
| 9 | Martin Satriano | 8.0 |
| 10 | Diego Rico | 6.7 |
| 11 | Adrian Liso | 5.2 |
| 12 | Mario Martin | 6.1 |
| 13 | Abdelkadir Abqar | 6.3 |
1. Soria Jadi Pahlawan di Gawang
David Soria memang sudah dikenal sebagai kiper solid, tapi performa luar biasanya malam ini benar-benar spesial. Ia tidak hanya menyelamatkan tim dari sejumlah peluang berbahaya, tapi juga memberikan keyakinan kepada rekan-rekan setim untuk tetap tenang dan menjaga ritme permainan.
2. Arambarri dan Satriano Jadi Mesin Serang
Mauro Arambarri dan Martin Satriano adalah dua pemain yang paling berpengaruh dalam laga ini. Arambarri mencatatkan rating 8,1, sementara Satriano berada di angka 8,0. Keduanya tidak hanya aktif dalam serangan, tapi juga membantu tugas bertahan dengan baik.
3. Pertahanan Getafe yang Kompak
Meski tidak banyak mendapat pujian di media, pertahanan Getafe malam ini layak mendapat apresiasi. Omar Alderete, Domingos Duarte, dan Luis Milla tampil solid dan kompak. Mereka berhasil membatasi ruang gerak para pemain Madrid dan membuat setiap serangan terasa terlalu mudah dibaca.
Kesimpulan
Kekalahan dari Getafe menjadi pelajaran berharga bagi Real Madrid. Meski unggul dalam penguasaan bola, Madrid gagal memanfaatkan peluang dan terlalu banyak kelemahan di lini tengah dan sayap. Di sisi lain, Getafe menunjukkan bahwa sepak bola bukan soal siapa yang lebih banyak menguasai bola, tapi bagaimana efektif memanfaatkan setiap peluang.
Performa David Soria yang luar biasa dan efisiensi serangan Getafe jadi kunci kemenangan. Sementara untuk Madrid, evaluasi besar-besaran terhadap performa individu dan taktik tim akan sangat dibutuhkan menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya.
Disclaimer: Data rating pemain bersifat subjektif dan dapat berubah tergantung sumber serta metode penilaian. Nilai yang disajikan bersumber dari flashscore dan hanya berlaku untuk pertandingan antara Real Madrid vs Getafe pada tanggal 3 Maret 2026.