Pertandingan sengit antara PSM Makassar dan Persita Tangerang di pekan ke-24 BRI Super League 2026 berakhir dengan skor sementara 2-2. Duel di Stadion Gelora BJ Habibie ini menampilkan permainan yang intens dan penuh kejutan, terutama dari performa Persita yang sempat tertinggal dua gol di babak pertama.
PSM Makassar memulai pertandingan dengan dominasi di lini tengah dan sering mengancam pertahanan Persita. Namun, keunggulan dua gol yang didapat tuan rumah justru memicu reaksi cepat dari skuat tamu. Persita bangkit dengan dua gol cepat sebelum turun minum, menyamakan kedudukan dan membawa atmosfer sengit ke babak kedua.
Babak Pertama: PSM Makassar Unggul Duluan
PSM Makassar langsung menunjukkan niat besar di menit-menit awal. Mereka mencetak gol pembuka lewat eksekusi penalti oleh Yuran Lopes di menit ke-9. Tendangan dingin Lopes membuat kiper Persita tak berkutik, memberi keuntungan dini bagi tuan rumah.
Tak berhenti sampai di situ, PSM Makassar kembali mencetak gol di menit ke-26. Aloisio yang biasa menjadi mesin gol PSM, kali ini sukses memanfaatkan umpan dari DaĆsuke Sakai. Bola hasil assist rapi itu dituntaskan dengan akurasi tinggi di sudut gawang.
Skor 2-0 membuat Stadion Gelora BJ Habibie bergemuruh. PSM Makassar tampak nyaman menjaga keunggulan sambil terus mengancam melalui serangan balik cepat.
1. Persita Balas dengan Gol Penalti Andrejic
Namun, Persita tak menyerah begitu saja. Mereka bangkit di sisa babak pertama dengan tekanan yang meningkat. Di menit ke-35, Aleksa Andrejic berhasil menyamarkan skor lewat penalti setelah wasit menilang bek PSM di kotak terlarang.
Gol ini menjadi pemicu semangat baru bagi skuat asal Tangerang. Mereka mulai mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang berbahaya.
2. Pablo Ganet Samakan Kedudukan Sebelum Turun Minum
Hanya tiga menit berselang, Persita kembali mencetak gol. Kali ini Pablo Ganet menjadi pahlawan setelah menerima assist dari Rayco Rodriguez. Tembakan kaki kanannya gagal dijangkau kiper PSM, menyamakan kedudukan menjadi 2-2 menjelang jeda.
Babak pertama pun ditutup dengan skor imbang. Momentum ini memberi Persita kepercayaan diri besar untuk melanjutkan tekanan di babak kedua.
Babak Kedua: Pertandingan Tetap Terbuka
Setelah turun minum, kedua tim sama-sama menampilkan intensitas tinggi. PSM Makassar mencoba mengembalikan kontrol permainan, sementara Persita tetap bertahan dengan strategi menekan dan mencari celah lewat sisi sayap.
PSM beberapa kali mendapat peluang emas, terutama melalui tendangan bebas dan sundulan di kotak penalti. Namun, pertahanan Persita yang sebelumnya kena kritik justru tampil kompak dan menahan semua serangan.
Di sisi lain, Persita juga tidak tinggal diam. Mereka menciptakan beberapa peluang melalui serangan balik, tapi akurasi finishing masih jadi PR.
Statistik Pertandingan
| Tim | Tembakan | Tembakan Tepat Sasaran | Penguasaan Bola | Pelanggaran | Kartu Kuning |
|---|---|---|---|---|---|
| PSM Makassar | 12 | 5 | 58% | 14 | 2 |
| Persita | 9 | 4 | 42% | 17 | 3 |
Tabel di atas menunjukkan bahwa PSM Makassar lebih mendominasi secara statistik. Namun, efisiensi dan ketajaman Persita di babak pertama membuat mereka bisa menyamakan kedudukan meski dengan penguasaan bola yang lebih sedikit.
Kunci Kemenangan: Mental dan Adaptasi
Pertandingan ini menunjukkan betapa pentingnya mental juara dalam sepak bola. PSM Makassar yang unggul dua gol di babak pertama justru kehilangan fokus dan membiarkan Persita bangkit.
Sementara itu, Persita menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik. Mereka mampu mengubah strategi dengan cepat dan mengeksekusi peluang dengan akurat saat momentum datang.
3. Peran Pemain Kunci di Babak Pertama
Yuran Lopes dan Aloisio menjadi pembeda awal bagi PSM Makassar. Lopes dengan eksekusi penalti dingin dan Aloisio dengan finishing yang matang membawa timnya unggul dua gol.
Di sisi Persita, Aleksa Andrejic dan Pablo Ganet menjadi penyelamat. Mereka tidak hanya mencetak gol, tapi juga memberi semangat baru bagi rekan-rekan setim.
4. Strategi Babak Kedua yang Menentukan
Di babak kedua, PSM Makassar mencoba mengembalikan keunggulan lewat variasi serangan dari sisi sayap. Namun, kehilangan ritme awal membuat mereka kesulitan menembus pertahanan Persita.
Persita, sebaliknya, lebih banyak bertahan dan menunggu peluang melalui serangan balik. Strategi ini hampir saja membuahkan hasil tambahan, tapi kiper PSM berhasil menjaga gawang tetap bersih.
Potensi Lanjutan Pertandingan
Hingga menit ke-55 babak kedua, skor tetap 2-2. Kedua tim masih punya peluang untuk mencetak gol tambahan. Dengan permainan yang terbuka, siapa pun bisa menjadi pemenang di menit-menit akhir.
PSM Makassar tentu ingin menjaga posisi aman di papan atas klasemen. Sementara Persita, yang sedang berjuang keluar dari zona degradasi, membutuhkan poin penting untuk menjaga asa.
5. Faktor Kandang yang Berpengaruh
Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, PSM Makassar mendapat dorongan semangat di babak pertama. Namun, tekanan untuk menang justru terasa di babak kedua, saat mereka mulai kehilangan kontrol.
Persita, meski bertindak sebagai tim tamu, mampu memanfaatkan situasi dengan baik. Mereka tidak terlihat canggung dan justru tampil lebih percaya diri setelah menyamakan kedudukan.
6. Peluang Emas yang Terbuang
PSM Makassar memiliki beberapa peluang emas di babak kedua, terutama melalui sundulan dan tendangan dari luar kotak penalti. Namun, ketidaktepatan akhir membuat mereka gagal memanfaatkan keunggulan penguasaan bola.
Persita juga punya peluang, tapi sebagian besar masih terlalu mudah dibaca oleh bek PSM. Untuk bisa menang, mereka harus meningkatkan akurasi di depan gawang.
Penampilan Kiper: Kunci Imbangnya Skor
Kiper kedua tim memainkan peran penting dalam menjaga skor tetap imbang. Kiper PSM beberapa kali menyelamatkan tim dari gol yang hampir tercipta. Sementara kiper Persita juga tampil solid, terutama dalam menghadapi serangan balik cepat.
7. Perubahan Taktik yang Membawa Hasil
Pelatih Persita tampak berhasil mengubah strategi tim di paruh pertama babak pertama. Dengan penyesuaian formasi dan instruksi lapangan, mereka mampu bangkit dari keterpurukan dan mencetak dua gol penting.
PSM Makassar juga melakukan beberapa pergantian pemain di babak kedua, tapi efeknya belum terlalu terlihat sampai menit ke-55.
8. Pengaruh Hasil Ini ke Klasemen
Hasil imbang ini punya dampak berbeda bagi kedua tim. PSM Makassar mungkin kehilangan poin penting dalam perburuan gelar, sementara Persita mendapat poin berharga yang bisa menjadi titik balik di paruh kedua musim ini.
Kesimpulan
Pertandingan antara PSM Makassar dan Persita Tangerang menawarkan drama tinggi dan permainan berkualitas. Dua gol cepat dari Persita di babak pertama mengubah arah pertandingan dan menunjukkan betapa tipisnya margin antara menang dan kalah di sepak bola.
Kedua tim punya peluang untuk memenangkan pertandingan di sisa waktu. Namun, dengan intensitas dan ketatnya pertandingan, hasil imbang 2-2 bisa jadi skor akhir yang adil.
Disclaimer: Data dan hasil pertandingan bersifat sementara dan dapat berubah sesuai perkembangan pertandingan lebih lanjut.