Rafinha mencetak gol penentu kemenangan PSIS Semarang atas Deltras FC di pekan ke-14 Liga 2 Championship 2025/2026. Gol dari titik putih pada menit ke-27 itu bukan sekadar angka di papan skor. Ia menjadi semangat baru bagi skuad Laskar Mahesa Jenar yang tengah berjuang mati-matian agar tak terdegradasi ke Liga 3.
Kemenangan tipis 1-0 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (22/2/2026), menjadi hasil penting bagi PSIS. Tiga poin ini membawa tim asal Semarang naik ke posisi ke-9 klasemen sementara Grup B dengan raihan 15 poin. Meski masih di zona merah, semangat dan keyakinan di tubuh tim mulai terlihat kembali. Rafinha, yang kini jadi andalan utama lini serang, tegas menyatakan bahwa tujuan tim adalah bertahan di Liga 2.
Komitmen Rafinha dan Harapan Baru PSIS
Striker asal Brasil ini memang bukan nama baru di pentas sepak bola Tanah Air. Sebelum bergabung dengan PSIS, ia sukses membawa PSIM Yogyakarta promosi ke Liga 1 musim lalu dengan torehan 19 gol. Kehadirannya diharapkan bisa memperbaiki performa lini serang PSIS yang sempat mandek di awal musim.
Usai pertandingan, Rafinha menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekan setim tak ingin terdegradasi ke Liga 3. Ia menyebut bahwa seluruh pemain punya tanggung jawab besar untuk mempertahankan status PSIS di Liga 2.
“Kita tidak mau ke Liga 3, kami ingin bertahan di Liga 2,” ujar Rafinha, dikutip dari berbagai sumber usai laga.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan pelatih, manajemen, dan suporter. Menurutnya, kekompakan dan kepercayaan internal tim adalah modal utama untuk bangkit dari keterpurukan.
1. Kemenangan Penting di Tengah Krisis
Kemenangan atas Deltras bukan hanya soal angka. Ini adalah titik balik penting bagi PSIS yang sebelumnya tenggelam dalam dua kekalahan beruntun dari lawan yang sama. Gol Rafinha bukan cuma memecah kebuntuan, tapi juga jadi simbol kebangkitan semangat tim.
2. Rafinha Kembali Menunjukkan Taring
Ini adalah gol kedua Rafinha dalam dua pertandingan terakhir. Sebelumnya, ia mencetak satu gol saat PSIS menang atas Persela Lamongan. Performa gemilang ini menunjukkan bahwa striker berusia 28 tahun ini mulai menemukan ritme permainan di tim baru.
3. Dukungan Internal Jadi Kunci
Rafinha menekankan pentingnya kepercayaan antar elemen tim. Ia menyebut bahwa pelatih, manajemen, dan rekan-rekan setim saling mendukung. Suasana internal yang solid diyakini bisa membawa PSIS keluar dari zona degradasi.
4. Fokus pada Tujuh Laga Sisa
Pelatih PSIS, Andri Ramawi, menyambut baik hasil ini. Ia menyebut bahwa kemenangan ini penting untuk memutus tren negatif dan memperbaiki posisi di klasemen. Dengan tujuh pertandingan tersisa, PSIS punya peluang untuk naik ke papan tengah klasemen.
Situasi Klasemen Liga 2 Grup B
Berikut adalah rincian klasemen sementara Grup B Liga 2 Championship 2025/2026 hingga pekan ke-14:
| No | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | GM | GK | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persewar Waropen | 13 | 8 | 2 | 3 | 21 | 12 | 26 |
| 2 | Persik Kediri | 13 | 7 | 2 | 4 | 20 | 14 | 23 |
| 3 | Persela Lamongan | 13 | 6 | 2 | 5 | 19 | 15 | 20 |
| 4 | Persikabo 1973 | 13 | 5 | 3 | 5 | 17 | 16 | 18 |
| 5 | PSIS Semarang | 14 | 4 | 3 | 7 | 15 | 18 | 15 |
| 6 | Deltras FC | 14 | 4 | 2 | 8 | 14 | 20 | 14 |
| 7 | PSS Sleman | 13 | 3 | 4 | 6 | 13 | 17 | 13 |
| 8 | Persipa Pati | 13 | 3 | 3 | 7 | 12 | 19 | 12 |
| 9 | PSPS Pekanbaru | 13 | 3 | 2 | 8 | 11 | 21 | 11 |
| 10 | Borneo FC U-23 | 13 | 2 | 2 | 9 | 10 | 23 | 8 |
PSIS kini berada di peringkat ke-5 dengan 15 poin, tertinggal lima angka dari posisi aman (papan tengah). Namun, dengan selisih gol yang masih bisa dikejar dan tujuh pertandingan tersisa, peluang masih terbuka lebar.
Target PSIS Musim Ini
Pelatih Andri Ramawi menegaskan bahwa target utama PSIS musim ini adalah bertahan di Liga 2 tanpa harus melalui playoff. Ia menyadari bahwa posisi tim saat ini masih rawan, namun optimisme mulai tumbuh usai kemenangan atas Deltras.
“Kita tahu situasi masih sulit. Tapi kami percaya, dengan kerja keras dan kekompakan, target ini bisa tercapai,” ujar Andri.
1. Evaluasi Usai Kemenangan
Setelah raihan positif ini, pelatih dan manajemen sepakat untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Evaluasi ini mencakup performa individu pemain, taktik tim, hingga kondisi mental jelang laga-laga sisa.
2. Penguatan Mental Tim
Salah satu faktor utama yang menjadi sorotan adalah mental tim. PSIS beberapa kali gagal mempertahankan keunggulan dan mudah goyah saat tertinggal. Andri Ramawi berencana memperkuat aspek mental dengan pendekatan psikolog tim.
3. Strategi Jangka Pendek
Fokus jangka pendek PSIS adalah memenangkan tiga dari lima pertandingan berikutnya. Ini dianggap realistis dan bisa membawa tim keluar dari zona degradasi tanpa harus terlibat playoff yang berisiko tinggi.
4. Peran Rafinha ke Depan
Rafinha diyakini bakal terus menjadi ujung tombak serangan PSIS. Ketajamannya saat ini jadi modal penting tim. Namun, pelatih juga ingin striker ini bisa lebih banyak membantu rekan-rekan di lini tengah, baik lewat assist maupun pergerakan tanpa bola.
Tantangan yang Masih Menghadang
Meski kemenangan atas Deltras memberi semangat baru, PSIS masih menghadapi sejumlah tantangan. Jadwal yang padat, kondisi fisik pemain yang mulai terkuras, hingga kualitas lawan yang semakin meningkat di sisa putaran kedua, menjadi ujian berat.
Selain itu, absennya suporter mandiri karena pembatasan tiket dan regulasi stadion juga memengaruhi atmosfer pertandingan. Padahal, dukungan dari tribun kerap jadi penyemangat utama saat tim tertekan.
Disclaimer
Data dan informasi dalam artikel ini bersifat valid hingga tanggal publikasi. Jadwal pertandingan, klasemen, dan situasi tim bisa berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan kompetisi. Informasi terkini sebaiknya selalu dicek melalui sumber resmi PT LIB dan klub terkait.
PSIS Semarang kini punya momentum untuk bangkit. Dengan komitmen dari Rafinha dan rekan-rekan, serta arahan tegas dari pelatih, harapan untuk bertahan di Liga 2 masih terbuka lebar. Tapi, tentu saja, semuanya tergantung pada konsistensi dan kerja keras di tujuh pertandingan sisa musim ini.